Jumlah Dukungan

Menu:

Tokoh Pendukung
70% perokok
iklan media

Petisi terbaru:

Dukungan

Berikut ini adalah anggota masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap petisi dan komentarnya. Data ditampilkan berdasarkan dukungan terkini.

1983. YONOSU

Yogyakarta

saya ermasuk orang yang anti rokok, dan kebetulan sangat anti dengan asapnya? jadi saya punya usulan, kalau bisa produksi rokok tanpa asap? masalahnya rokok termasuk devisa negara? jadi kesehatan masyarakat indonesia juga penting? Devisa negara pun penting? coba... hayo....? thanks

1982. Arom F

Yogyakarta

Sebisa mungkin hindarkan generasi muda sekarang ini dari rokok. Kalau bisa kurangi produksinya....

1981. pujiyanto

depok

1980. Akhsin Muamar

Jakarta

Saya setuju dan mendukung...saya sudah sesak napas karena tiap hari mencium asap rokok. Kalau perokok katanya konsentrasi dengan merokoknya, saya juga sangat terganggu dengan rokok tersebut. Hargai yang tidak merokok...pikir umur.

1979. anton darsono wongso

surabaya

Saya setuju dan mendukung petisi ini.

1978. Augustinus Glen Calvin TImmerman

wonosari

merokok sangat berbahaya bagi kesehatan...mari kita dukung pengendalian terhadap hal yang satu ini

1977. ROBI CAHYADI

Banjarmasin

Rokok dengan bahan baku tembakau bukan saja meracuni diri sendiri tapi meracuni orang di sekitarnya, seperti, Orang tua, adik, Kakak, sahabat dll, janganlah jadi penebar racun di antara orang kesayangan kita

1976. Jeffry

Jawa Barat

Haramkan Rokok...! Selamatkan generasi bangsa.

1975. Roberto SM Siahaan

Bekasi

Maju terus YLKI, mohon perhatian dibidang makanan san minuman makin ditingkatkan.

1974. Sigit Sugiharto

Jakarta

lanjutkan... Jk mmg itu perlu,,kita semua tw apa yg sharusny...

1973. MUHAMMAD ALI IMRAN

JAKARTA

JIKA INDONESIA INGIN MEMILIKI GENERASI PENERUS BANGSA YANG SEHAT JASMANI DAN ROHANI MAKA HARUS SEGERA MERATIFIKASI FCTC INI

1972. Rika Fonsekaningrum

DKI Jakarta

1971. Aku

Surakarta

Saya setuju,saya setuju,saya setuju,he...he...he.... Maafkan aku para petani tembakau,dari pada masyarakat kita sendiri yang kena dengan zat-zat beracunya,Apakah anda tega?saran saya ganti aja dengan tanaman kopi dan jahe.

1970. riris w

Jakarta

Sia-sia bicara pada perokok. Ayo kita yakinkan anak-anak untuk sadar dampak rokok. Masukkan itu dalam kurikulum sekolah!

1969. Detti Febrina

Bandar Lampung

Di kampung-kampung di Lampung Utara, Lampung Tengah bahkan daerah perkotaan Bandar Lampung, orangtua lebih mementingkan beli rokok dan kopi daripada telur dan susu untuk anaknya. Bukan cuma penyuluhan, butuh upaya komprehensif pendidikan warga sekaligus penanggulangan kemiskinan

1968. Cak Cham, Cak Qie & Cak Fiz

Jombang

Menjaga tubuh tetap sehat adalah kewajiban karena kesehatan adalah anugerah dari Tuhan.

1967. bambang widyantoro

kobe-jpn

tetap semangat.., untuk Indonesia yang lebih baik

1966. Julie van Dassen

Jakarta

1965. fauzi agung n

jakarta pusat

smoking cessation

1964. Andik Yulianto

Sleman, DIY

Semoga pemerintah segera sadar, hidup dengan sehat adalah hak setiap warganegara

1963. SRI HARTATI SAMHADI

Jakarta

1962. Dini Oktaviani

Purwakarta

1961. Dita

Jakarta

Biarkan ibu hamil bebas menghirup udara segar, bukan asap rokok yang membahayakan kesehatan ibu dan janin !

1960. Max

bogor

lebih baik uang untuk beli rokok disalurkan untuk pendidikan

1959. Argo Dwi Putranto

Jakarta

Sudah banyak korban rokok di lingkungan saya, dan sekarang anak muda banyak yang merokok hanya untuk gaya. mereka tidak tau betul dampak dari apa yang mereka lakukan. parahnya, yang tidak melakukan juga terkena dampaknya.. tolong tindak tegas segera!

1958. Distia Aviandari

Bandung

1957. johan w

jakarta

1956. niya baktir

jember-jawa timur

tembakau menjadi bentuk baru human security yang menjadi perhatian 86.3% populasi dunia. mengapa indonesia tidak tergerak juga.. Ayo kita dukung pemerintah indonesia untuk segera mengaksesi dan meratifikasi FCTC...untuk masa depan

1955. Maitri

Denpasar

segera sahkan RUU tentang rokok!

1954. masagus barany wijayaputra

jakarta

konsumen memang butuh perlindungan terutama dibidang kesehatan. walau tidak terjadi malpraktek,sering kali konsumen tidak mendapat penjelasn yg memuaskan, seperti penjelasan untuk tindakan medis. contoh: seorang ibu hamil yg mau melahirkan, dimana pada analisa awal dokter spog akan melahirkan secara normal, akan tetapi hrs melahirkan secara caesar. Jadi menurut saya, msh banyak lagi kejadian2 seperti itu yang dialami oleh masyarakat kita. terima kasih

1953. fathi

klaten

1952. Indri Ariefiandi

Jakarta

Thanks to my son, saya bisa berhenti merokok setelah lebih dari 20 tahun menjadi perokok berat tapi semnejak anak pertama di kandung oleh bundanya, saat itu juga saya berhenti merokok tetapi tetp tidak tahu alasannya apa. namun yang jelas badan terasa lebih segar ketika bangun tidur tidak seperti waktu masih menjadi perokok berat.

1951. Zulkifli, SH

Padang

Dukung pengendalian tembakau demi keturunan kita yang lebih baik...

1950. krisnu maruti

bandung

jika pemerintah peduli terhadap warga negaranya, segera ratifikasikan, karena warga negara merupakan sumber daya manusia yang memang tidak boleh dihabiskan (dimatikan) oleh sebatang rokok.

1949. Veronika Dianka

BSD

Stop merokok di tempat dan fasilitas UMUM..... !!! kita mau udara sehat

1948. wawan kimiawan

surabaya

madlorotnya amat banyak dari pada manfaatnya

1947. anton

jakarta timur

saya mendukung sepenuhnya program ini,karena saya sebagai generasi penerus peduli dengan bangsanya kedepan , intinya agar bangsa ini sehat, baik dari segi fisik maupun financial yang mana selama ini rusak akibat ROKOK...... dan juga saya tidak merokok tp kenapa bisa terkena dampak radiasi dari orang yang merokok,dan juga kenapa saya jg harus menerima akibatnya juga. (that's my opinion)

1946. wedhari

gianyar

rokok tak ubahnya dengan senjata pemusnah masal yang sudah seharusnya dihentikan pembiakannya.Alangkah bodohnya bangsa ini,membiarkan begitu saja momok berkembang dan merajai bangsanya sendiri.

1945. rahmi fauzia

Depok

dukung anti rokok...anti tembakau.. sebagai masyarakat saya sangat terganggu dengan asap rokok... sangat-sangat TERGANGGU

1944. Asep Fithri Hilman

Bandung Barat

1943. wida

Yogyakarta

Saatnya kita sehatkan pikiran dan raga bangsa Indonesia!

1942. muhamad irfan

jakarta

1941. yoppie

jakarta

1940. rospati

jakarta

1939. ulfa rahmania

jakarta

1938. sodikoh

jakarta

1937. Triesty Oktaviyanti

jakarta

1936. perfida syafira iforry

jakarta

1935. abu farhan

jogja

hentikan rokok!!

1934. tri sarjono

Yogyakarta

Merokok boleh tapi tolonglah di tempat lain yang tidak mengganggu orang lain. Mungkin kalian para perokok yang merokok tidak mengerti betapa menderitanya orang2 di sekitar Anda ketika Anda merokok. Apakah Anda tahu bahwa dalam hati mereka, mereka mencaci maki Anda bahkan ada yang menyumpahi Anda. Asap rokok tidak cuma bau tapi mengandung berbagai senyawa beracun dan karsinogenik. Mau mati, mati sendiri jangan bawa orang lain dan menambah dosa Anda. Terima kasih.

Petisi ini didukung oleh:
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Komisi Nasional Pengendalian Tembakau Tobacco Control Support Center (TCSC) Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Komisi Nasional Perlindungan Anak Forum Parlemen Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan (IFPPD) Koalisi Untuk Indonesia Sehat (KuIS) YAYASAN KANKER INDONESIA Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen Lembaga Pembinaan dan Pelindungan Konsumen (LP2K Semarang) KOMUNITAS PEDULI KAWASAN TANPA ROKOK (KPKTR ) KOTA SEMARANG Center for Religious and Community Studies Asian Medical Students Association Indonesia