Jumlah Dukungan

Menu:

Tokoh Pendukung
70% perokok
iklan media

Petisi terbaru:

Dukungan

Berikut ini adalah anggota masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap petisi dan komentarnya. Data ditampilkan berdasarkan dukungan terkini.

2231. hoky bejo

wonogiri

Selamatkan tunas muda bangsa....

2230. Fajar Yahya

BOGOR

2229. obenq

bandung

fatwa haram dan demo" gk jelas mending tutup aja pabriknya kan salse :D

2228. Cindy Armelia

Padang

bagi yang membenci asap rokok seperti saya peringatilah orang tua kalian to yg laen2

2227. zainul arifin hasibuan

rantauprapat

semestinya pemerintah membuat aturan tentang peredaran rokok dan saksi bagi pengusaha yang memperjual belikan roko ke pada anak -anak

2226. jian

demak

setuju lah no smoking !!!!

2225. V. Raymond

Jakarta

Iklan-iklan dan peredaran rokok harus dibatasi, juga sponsorship yang melibatkan perusahaan rokok. Batasi juga ruang untuk para perokok.

2224. wili Yuwono

Kota Depok

Saya Sangat Setuju dengan Pengendalian tembakau. Mari kita selamatkan generasi muda Indonesia dari bahaya tembakau. Save our Nation.

2223. KOKO AJI SAPUTRO

SOLO

2222. Septian Ardiansyah

Depok

Terus Perjuangkan!!!

2221. Ika

Jakarta

2220. Quin Pegagan Ssos

Jakarta

Pemerintah mestinya ga usah takut kehilangan devisa dari rokok, buatlah program2 yg dapat membri alternatif solusi bagi para petani tembakau, misalnya dengan menjadikan Indonesia central bioenergi dunia, kita buat biodiesel dari ladang pohon jarak secara besar-besaran, sehingga income mereka bisa tergantikan bahkan menjadi lebih baik.

2219. dr. kishanty hardaningtyas

cianjur

perilaku yang sangat banyak faktor resikonya. yang terbaik adalah pencegahan sejak usia dini ( 12-15 tahun , karena adiksi nikotin dewasa yang berat adalah yang memulai merokok sejak kecil. Andai dapat dimengerti penduduk indonesia betapa kerusakan DNA yang kita turunkan untuk generasi penerus bangsa, rokok memegang peran paling banyak.

2218. Ita

Pematangsiantar

Slamatkan generasi kita.. jangan sampe anak kecil jg jadi korban

2217. edriyanto

solok

anak sekolah yang merokok karna menganggap dirinya gaul,kurang perhatian orang tua,pergaulan bebas,kurangnyakeimanan dan tidak ada bimbingan orang tua,didikan yang terlalu keras sehingga rokok dijadikan pelarian.......kalau adakatasayayang menyinggung saudara yang membaca ini saya mintama'f

2216. ida rhijnsburger

jakarta

seharusnya rokok tidak bisa dibeli bebas oleh anak dibawah umur dan seharusnya di tetapkan umur pembeli dan penghisap roko,demi kesehatan bangsa kita, harga 1 bungkus rokok sama dengan harga 1 porsi makanan di warteg warteg jadi seharusnya dibandingkan beli rokok seharusnya anak2 makan makanan sehat..

2215. ryan

semarang

2214. agus fery yanto

tangerang

karena merokok itu tidak baik bagi kesehatn apa lagi bagi anak" yang blum cukup umur itu sangat membahayakan kesehatan sang anak trsebut

2213. fin

batam

i like this program

2212. kevin

batam

saya progam suka ini. karna saya tidak suka dengan anak muda yang merokok dengan pakaian sekolah karna memalukan nama bangsa

2211. Vido Septian

Bandung

setuju

2210. ega

bekasi

kita harung melindungi generasi penerus bangsa,anak bangsa adalah aset bangsa yg tdk ternilai harganya..

2209. Fakhmi Azhari

Bengkulu

Tetap semangat mengingatkan kepada masyarakat bahwa merokok itu tidak baek untuk kesehatan

2208. budi bahrudin

Ciamis

lanjutkan perjuangan

2207. Cuncun Lesmana

Bandung

Walaupun saya memang perokok, tapi jangan sampai anak-anak menjadi korban kecanduan rokok..

2206. reza

bandung

2205. Theo Tumanduk

Manado ,Sulawesi Utara

Harus ada dorongan dan masukan yang sangat kuat kepada pemerintah untuk membuat uu yang menyangkut dengan Rokok,kita tidak bisa pungkiri bahwa perusahan rokok merupakan sebagian penyumbang devisa negara kita,perda2 yang duluhnya ngotot terhadap pelarangan merokok di tempat umum saat ini melemas...dahulunya pamong praja ditugaskan untuk membantu pemda untuk menindak tegas para perokok yang merokok ditempat umum kini sudah berubah fungsi sebagai pasukan penggusur tanah rakyat,berita ditelevisi mana yang setiap kali ada penggusuran tidak ada satpo pp? saran saya: 1. Pabrik rokok boleh ada tapi batar pajaknya dinaikan dengan alasan karena barang OKT (obat keras terbatas ) hehehe

2204. tommy

medan

merokok hanya merusak kesehatan... percuma buang2 uang kalau hanya untuk merusak tubuh sendiri....

2203. Sitkun Deni

Kabupaten Bogor, Jawa Barat

saya setuju petisi ini.

2202. Chogan Jak bogor

Bogor Barat

awas ada sule wkwkwkwkw add gw yoga.ganteng12@gmail.com pantesan Indonesia pd Miskin

2201. uzumaki masasto

djogdjakarta

aku pribadi paling benci liat orang yang dalam setiap aktivitas dua jarinya gak lepas dari ngapit batang rokok. gaya hidup yang udah gak elegan sama sekali. aku mala salut ma orang yang gak ngrokok. waktunya n pikirannya fokus n optimal.

2200. fahmi

depok

generasi muda indonesia harus bebas dari ROKOK.

2199. hery prayogo

lamongan

sebelum rokok tu di haramkan mka rokok akan menjadi kbutuhan primer bgi mnusia khususnya kaum adam yg telah bnar2 menjadikan rokok kbutuhan wajib sehari2,

2198. Nona Hasta

Bogor

add gw y barbie_pink50@yahoo.com sma ini yoga.ganteng12@gmail.com dah

2197. Ai Basuki

Jakarta

2196. Aji

Bekasi

2195. didit ciayadi

jember

setujuuuuuuu

2194. Stephanus Budhi Satya Putra

Karanganyar

haduh...haduh....

2193. Tubagus Arief Kurniawan

Banjarbaru

2192. Endah Tri Handayani

Depok 16413

sebagai seorang ibu miris rasanya melihat prilaku pelajar-pelajar SMP yang tanpa risih merokok di ruang publik,walaupun berat namun kita harus mulai perang terhadap rokok, demi kesehatan kita dan geberasi muda. salam

2191. Nailunni'am

Kairo

jangan cuma mengendalikan produksi tembakau, tapi juga harus memperhatikan para petani tembakaunya... jadikan manusia produktif

2190. Richard Kasenda

Tangerang Selatan

2189. kustin

jakarta

2188. Suendrizal

Medan

Sudah saatnya pemerintah memikirkan usaha perkebunan yang lain buat petani tembakau. Secara perlahan, perkebunan tembakau harus dialihkan ke perkebunan yang lain. Kemudian, harga rokok jangan ada yang di bawah Rp 10.000 per pack & tidak boleh ada penjualan per stick, yang dapat memicu anak-anak untuk membelinya. Salam..

2187. S. Hartono

Demak

Saya berharap besar untuk penuhnya kesadaran kita dalam menggapai kesehatan bersama.Bila diantara rekan yang kesulitan untuk berhenti dari kecanduan rokok, semoga berkenan untuk sekedar sharing akan penggunaan hypnosis untuk mengatasi adiksi tembakau. Selamat berjuang untuk Mas Ngargono dkk.!

2186. Zunita Rizqiyah

Jombang

saya mendukung banget..

2185. Dr. L.O'Henry L.M., Ph.D.

Surabaya

NO SMOKING!

2184. DECY KASENDA

Jakarta

Sudah lama saya menunggu terealisasinya larangan mrokok di tmpat umum, bahkan yg lbih jauh saya telah lama memimpikan ditutup nya pabrik2 rokok di dunia, Amin Amin. Rakyat tdk bodoh, konglomerat rokok tsebut slalu bkata banyak tenaga kerja yg terserap di industri ini, para petani, dll benar2 ciri khas cara setan bkerja ; baik2 di awal ttpi tujuannya negatif. SO MARI CEPAT KITA DUKUNG PEMERINTAH MERATIFIKASI FCTC & MBUAT UU PENGENDALIAN DAMPAK TEMBAKAU, demi KESEHATAN KITA BERSAMA. ROKOK = KANKER.

2183. dinar

jogyakarta

saya setuju dengan lembaga ini, semoga dengan adanya lembaga ini, semua para penderita kanker bisa terlindungi, dan mendapatkan semangat lagi.Karena saya punya ibu yang menderita sakit kanker rahim, yang kondisinya sudah parah, saya hanya bingung harus bagaimana atau adakah solusinya untuk kesembuhan ini?karena saya tidak tega melihat kondisi ibu saya. terima kasih

2182. Diah Ismawardani

Bekasi

GO GO GO!!!

Petisi ini didukung oleh:
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Komisi Nasional Pengendalian Tembakau Tobacco Control Support Center (TCSC) Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Komisi Nasional Perlindungan Anak Forum Parlemen Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan (IFPPD) Koalisi Untuk Indonesia Sehat (KuIS) YAYASAN KANKER INDONESIA Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen Lembaga Pembinaan dan Pelindungan Konsumen (LP2K Semarang) KOMUNITAS PEDULI KAWASAN TANPA ROKOK (KPKTR ) KOTA SEMARANG Center for Religious and Community Studies Asian Medical Students Association Indonesia